Bagaimana menciptakan engagement di social media untuk personal branding.

facebook-buttonsDalam membangun personal branding melalui social media, banyak yang bertanya bagaimana mendapatkan lebih banyak follower. Hal ini dirasa penting karena banyak yang beranggapan bahwa jumlah follower yang banyak berarti akan banyak kesempatan untuk lebih dikenal. Dan jika kita memilki banyak follower, juga akan banyak dapat kesempatan untuk “berjualan.”

Ada benarnya bahwa jumlah follower akan meningkatkan awareness akan keberadaan kita. Namun yang lebih penting lagi adalah, bagaimana follower kamu dapat memberikan value bagi personal branding. Dalam hal ini yang dimaksud adalah bagaimana membangun keterikatan atau engagement yang baik dengan follower kamu.

Dalam membangun personal brand di social media, engagement dengan follower dimulai dari saat mereka tertarik untuk memfollow suatu akun social media. Kemudian setelah memfollow, mereka akan terus mengikuti kontennya. Setelah tertarik dan kemudian suka, maka yang terjadi berikutnya adalah mereka akan mulai mempercayai kamu. Dan pada akhirnya jika follower percaya dengan apa yang kamu share di social media, maka kamu sudah menjadi seorang influencer sehingga pada akhirnya jika dikurs ke dalam penjualan, maka mereka akan mau “membeli” apa yang kamu “jual”.

Sehingga Social Media engagement, jika dirumuskan akan berbentuk seperti ini

rules-of-socmed

Bagaimana agar mereka mengetahui tentang kamu? Perbanyak sharing tentang ilmu yang kamu ketahui. Seperti bahasan saya sebelumnya yang menjelaskan bagaimana mencari konten yang sesuai untuk personal brand kamu, maka kamu perlu melakukan sharing konten secara rutin dan fokus.

Disaat mereka sudah terbiasa dengan kehadiran kamu di social media, maka akan menimbulkan kepercayaan kepada follower. Kepercayaan tersebut akan timbul selain dari konten yang kamu posting, juga melalui interaksi yang kamu ciptakan di social media.

Ingat bahwa di social media yang terpenting adalah kamu mendengarkan apa yang ada di sekitar. Apa yang sedang hangat dibicarakan, apa yang dibutuhkan oleh follower dan apa yang menjadi topik yang menarik dan bermanfaat untuk disharing.

Lebih banyak membangun interaksi antara lain adalah dengan cara menyapa secara tulus dan sopan kepada para follower. Kemudian jangan lupa untuk membalas pertanyaan mereka. Jika ada mention, maka itulah kesempatan kamu untuk berinteraksi langsung. Selain kepada follower, hal ini juga kamu lakukan kepada orang-orang yang ingin kamu kenal, dengan cara memfollow mereka terlebih dahulu. Bangun percakapan dengan duluan menyapa. Kemudian sesekali memberikan komentar kepada topik atau conten yang diberikan oleh mereka. Ingat, bertegur sapa adalah jembatan untuk memulai networking. Dan membangun networking di social media adalah salah satu tujuan dari personal branding.

Langkah selanjutnya yang juga dapat membangun trust dari para follower kamu adalah dengan perbanyak postingan di blog atau website pribadi kamu. Hal ini kini semakin banyak diminati oleh mereka yang aktif mencari informasi terkini melalui online. Selain itu, banyak kesempatan bisnis atau karir didapat dari hasil tulisan kamu di blog. Beberapa brand besar kini banyak bekerja sama denganpara blogger untuk dapat membantu mereka mempromosikan produk atau jasanya. Jika kamu memang tertarik untuk fokus menjadi blogger dan mendapatkan peluang income dari menulis, maka rutin dan perkaya isi blog kamu sesuai dengan keahlian, dan juga topik yang menarik untuk dibaca oleh banyak orang.

Jangan lupakan gaya story telling pada saat kamu posting tentang sebuah topik di social media ataupun dalam blog kamu. Tulisan yang bernada b ketimbang gaya menulis yang berkesan teori menggurui dan sebagainya.

Jika tulisan tersebut adalah merupakan hasil pengalaman pribadi kamu maka hal itu akan lebih menarik lagi untuk dibaca.

Kemudian, yang penting untuk kamu lakukan juga adalah aktif dalam berpartisipasi di acara offline alias kopi darat dengan follower kamu atau dengan para influencer lain. Ingat, apa yang dibangun di social media, tentunya akan lebih nyata jika kamu juga dapat bertemu secara langsung di dunia nyata. Dari situ kemungkinan mendapatkan peluang untuk karir dan bisnis dapat terbuka lebih besar.

Jangan menjadi pribadi yang hangat hanya di social media. Namun dalam keseharian di dunia nyata, apa yang kamu tampilkan di social media, haruslah selaras. Sehingga networking yang kamu bangun benar-benar dapat membantu personal brand kamu semakin dikenal.

Demikian pembahasan kali ini, yang penting untuk kamu ingat adalah bahwa dalam membangun personal brand di social media, diperlukan komitmen dan fokus dalam melakukannya. Tidak bisa dilakukan hanya sekedar iseng atau sesekali sesempatnya namun juga membutuhkan waktu sampai kamu akhirnya dapat melihat hasilnya. Jika kamu fokus, waktu yang dibutuhkan tidak akan lama. Kamu akan segera melihat hasilnya, bahwa akan datang peluang dalam bisnis atau karir yang lebih menjanjikan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s