Personal Branding di Era Digital

Pernahkah anda menggoogle nama sendiri?

Jika belum pernah melakukannya, coba deh sekarang langsung tulis nama anda di kolom perncarian google. Lalu biarkan ia mencari hal-hal yang memuat nama anda. Dari hasil pencarian tersebut, apa yang anda dapatkan? Mungkin sebagian besar hasil pencarian tentang nama anda tadi akan menampilkan akun social media yang anda miliki seperti akun facebook, twitter, google plus, linkedin dan lain-lain. Namun, jangan terkejut jika ternyata dari hasil Googling tadi, anda juga tiba-tiba menemukan “kenangan lama” yang sudah ingin anda tutup dari sekian waktu yang lalu. Ternyata jejak digital anda, akan tetap terekam di dunia maya.

 

Online life concept. Business Woman looking upwards while workin

Satu hal yang terjadi saat ini, adalah bahwa kita hidup di era masyarakat digital yang dimana karakter masyarakat ini ketika ingin mencari tahu tentang suatu informasi, pilihan tercepat adalah mencarinya secara online. Melalui mesin pencari seperti google, hampir segala “apapun” juga bisa ditemukan. Bahkan, mencari tukang bakso terdekat dengan lokasi anda bekerja pun sangat dimungkinkan lewat google. Tidak heran jika sekarang banyak yang membuat aplikasi tentang review makanan atau bahkan termasuk restorannya untuk memudahkan kita yang ingin mencari makanan yang kita inginkan.

Lalu bagaimana jika ternyata hasil googling (cara generasi sekarang menyebut aktivitasi mencari melalui mesin pencari ini) mengenai nama anda tadi, dibaca dan dilihat oleh orang lain yang sedang mencari tahu tentang Anda? Bagaimana jika yang melakukan pencarian adalah orang yang sedang membutuhkan staf dengan skill seperti yang anda miliki. Lalu kesan apa yang akan ia dapatkan setelah melihat hasil dari mesin pencari tadi? Apakah temuan tentang anda tersebut, sudah cukup meyakinkannya? Jika memang hasil dari Google dirasa sudah cukup meyakinkan, maka, Selamat! Anda sudah memilki jejak digital dan impresi yang bagus di dunia online. Dan bukan tidak mungkin tujuan anda saat ini akan tercapai.

Dari hasil gambaran di atas, kita akan dihadapkan kepada sebuah pertanyaan “Apakah keberadaan kita di online sangat penting?”. Jawabannya: Ya, sangat penting.

Jika semua orang mencari segala hal melalui search engine semacam google, tentunya kita tidak ingin kehilangan kesempatan untuk bisa ditemukan oleh mereka, bukan?

Untuk itulah, mengapa keberadaan kita secara online saat ini menjadi sebuah keharusan. Jika kita ingin mendapatkan kesempatan untuk bisa dikenal lebih banyak orang, caranya adalah dengan membangun Personal Brand kita di dunia maya.

Setiap orang, siapapun dia, memiliki brand, setiap dari kita mewakili “Institusi / Perusahaan pribadi” yaitu diri kita sendiri. Diri kita adalah sebuah brand yang dapat dibentuk sesuai dengan tujuan yang ingin kita raih.

Personal Brand tidak lagi hanya diperuntukan bagi individu yang ingin dirinya menjadi lebih terkenal. Personal Brand kini menjadi sebuah cap, identitas, citra diri dari masing-masing individu yang ingin bisa lebih banyak mendapatkan kesempatan, dalam pencapaian tujuan hidupnya. Singkatnya, dengan Personal Brand, anda akan lebih mudah untuk dapat dikenal dan diingat oleh orang lain.

Jika dulu seseorang dapat menjadi terkenal karena hasil karyanya yang diterbitkan di toko buku atau media massa, atau bisa jadi karena ia sering tampil sebagai nara sumber, motivator, politikus, konsultan, artis, celebrities, dan lain-lain di televisi. Kini untuk mendapatkan kesempatan yang sama agar menjadi lebih dikenal sesungguhnya menjadi semakin mudah dan dapat dilakukan oleh siapapun. Hal ini karena adanya teknologi di era digital yang memungkinkan hal itu terjadi, yang kita sebut dengan social media.

Bahkan kini brand produk atau jasa, kini sudah memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital terutama di social media. Tujuannya adalah untuk menciptakan brand awareness kepada target konsumennya. Dan hasil akhirnya adalah mendapatkan penjualan yang lebih tinggi dari pesaingnya. Hal ini bisa terjadi, karena kita semakin erat dengan social media. Baik itu Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, dan lain-lain.

Survey Nielsen mengatakan sebanyak >92% customer percaya dengan rekomendasi teman atau orang di lingkunganya dibandingkan dengan mempercayai Iklan. Sama halnya jika kita melihat banyak di antara kita mendapatkan kesempatan bisnis melalui online, mendapatkan tawaran pekerjaan, mendapatkan peluang untuk di promosikan, dan sebagainya. Mereka terpilih karena hanya dengan keberadaannya di social media. Beberapa di antaranya bahkan bisa mencapai kesuksesan besar dengan membentuk personal brand nya di social media.

Peranan social media sangat penting saat ini. Berbagai informasi yang tercepat, kini bisa kita dapatkan melalui chanel-channel social media. Informasi yang didapat bisa lebih cepat karena masing-masing individu kini berbagi informasi di social media, baik informasi yang penting maupun seadanya, hanya karena ingin selalu bisa terhubung dengan yang lain, serta menjadi yang terdepan dalam mendapatkan info terkini.

Jika anda adalah orang yang bergerak di bidang jasa dan anda ingin keahlian anda dapat memberikan manfaat kepada orang banyak, serta anda ingin lebih dikenal karena dapat memberikan solusi bagi orang yang membutuhkan, maka segera mulai dari sekarang untuk membangun personal brand anda secara online. Jangan lewatkan kesempatan agar nama anda bisa dikenal oleh lebih banyak orang.

Sebagai gambaran, kita umpamakan ada seseorang yang sedang membutuhkan jasa seorang konsultan perencana keuangan, lalu ia ingin bisa mendapatkan informasi yang lebih detail mengenai siapa orang yang tepat untuk dapat memberikan analisa dan pendapat mengenai perencanaan keuangannya. Kemudian ia segera mencarinya di google. Beberapa nama ia temukan, dan dapat langsung ia telurusi lebih jauh akun-akun dan website dari berbagai konsultan perencana keuangan yang ia cari. Lalu akhirnya ia memilih seseorang yang ia anggap kompeten, hanya karena ia melihat bahwa orang tersebut, dianggap memiliki lebih banyak pengetahuan dengan banyaknya sharing yang ia berikan mengenai tips keuangan di akun-akun social medianya. Lalu ia juga dianggap lebih dapat dipercaya karena banyak yang mengenalnya dan banyak yang sudah menggunakan jasanya. Dari keterangan di website dan akun-akun social media tersebut, maka akhirnya ia memutuskan untuk menghubungi perencana keuangan tadi. Apa yang bisa kita simpulkan dari gambaran ini? Tepat, bahwa kesempatan untuk bisa dikenal dan kesempatan untuk mendapatkan klien/bisnis, sangat mudah diciptakan melalui keberadaan kita di social media. Kini, jika anda semakin termotivasi untuk segera mendapatkan bisnis baru, klien baru, atau income yang lebih tinggi, segeralah benahi akun social media anda, dan mulailah merencanakan personal branding anda di social media.

Terima kasih, salam sukses selalu untuk anda.

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s